Pages

Rabu, 24 November 2010

Tahukah Anda Ternyata Platypus Memiliki Racun

Anda pasti tahu kan yang namanya platypus?
Hewan yang memiliki rupa aneh ini memang unik. Memiliki paruh seperti bebek, memiliki bulu, ekor berang-berang, dan memiliki kaki yang bersirip.

Hewan ini berkembang biak dengan cara bertelur, namun digolongkan sebagai mamalia. Karena hewan ini memiliki kelenjar susu. Sungguh unik bukan?



Platypus adalah satu-satunya mamalia yang berkembang biak dengan cara menyusui.

Namun ternyata ada lagi keunikan yang dimiliki oleh platypus dan belum banyak diketahui oleh orang lain.

Ternyata hewan ini memiliki racun sebagai senjata pertahanan diri !

Uniknya lagi letak racun platypus tidak pada tempat yang biasa. Hewan berbisa dan beracun lainnya biasanya memiliki racun pada taring atau ekornya. Namun platypus justru memiliki racun pada cakarnya.
 
Kaki Depan Platypus


 Ini ilustrasi letak kelenjar racunnya:

Kelenjar Racun



Racunnya memang tidak mematikan bagi manusia, hanya pada hewan-hewan kecil. Misalnya anjing. Walaupun demikian, racunnya sangat menyakitkan dan dapat membuat seseorang lumpuh dengan mudah.

Perlu diketahui, hanya platypus jantan yang memiliki racun. Produksinya pun meningkat saat musim kawin. Sebagian ilmuwan berpendapat bahwa racun ini lebih condong digunakan untuk mendapatkan dominasi terhadap betina dari jantan lain daripada sebagai alat pertahanan diri.

Oh ya, ada sebuah cerita. Platypus pertama kali tercatat dalam sejarah saat ditemukan oleh penjelajah Eropa, Kapten John Hunter. Dia mengirimkan kulit platypus yang telah dikeringkan (seluruh anggota tubuhnya masih terpasang. Hanya organnya yang dikeluarkan) dan beberapa sketsa. Namun para saintis dengan cepat menganggapnya sebagai hoax dan menuduh Kapten Hunter sebagai pembohong.



2 comments:

bondan mengatakan...

Hebaat. Baru tau nih gan!

DM Creative mengatakan...

Luar biasa ........

Posting Komentar