Pages

Selasa, 04 Mei 2010

Mencegah Tabung LPG Meledak

Readers,
Seringkali kita dengar berita terjadinya kecelakaan akibat meledaknya tabung LPG. Walaupun jarang memakan korban jiwa, namun seringkali ada korban luka. Dan tak jarang kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah, misalnya kebakaran yang terjadi beberapa minggu lalu yang diakibatkan meledaknya tabung LPG.



Pada umumnya terdapat dua jenis penyebab meledaknya tabung LPG :
  1. Kualitas tabung LPG itu sendiri
  2. Human Error
Dari pengamatan pribadi saya, tabung LPG bersubsidi a.k.a. tabung LPG ukuran 3 kg lebih sering menjadi penyebab kecelakaan daripada tabung LPG tak bersubsidi ukuran 12 kg.
Saya sebagai konsumen pun menemukan bahwa karet pengaman pada mulut LPG ukuran 3 kg lebih mudah rusak daripada tabung ukuran 12 kg.
Dapat disimpulkan, bahwa memang tak bisa dipungkiri bahwa kualitas tabung LPG ukuran 3 kg lebih buruk dari tabung ukuran 12 kg. Entah apa penyebabnya, saya hanya bisa berspekulasi.
Saya rasa anda juga sudah tahu, :D

Namun daripada terus berkeluh kesah tentang kualitas LPG yang buruk, alangkah baiknya bila kita lebih memerhatikan penyebab kecelakaan yang kedua, yaitu Human Error.

Tak jarang memang kecelakaan itu disebabkan oleh pengguna LPG sendiri yang kurang berhati-hati. Penyuluhan dari pihak pemerintah seringkali menggunakan bahasa yang terlalu rumit sehingga sulit dimengerti.

Beberapa tips mudah untuk mencegah LPG meledak:
  1. Sadari bahwa LPG adalah gas yang mudah menyebar dalam ruangan, JANGAN sekali-kali merokok saat sedang menangani LPG.
  2. Bila mencium bau gas, jangan menyalakan api dalam bentuk apapun. Segera lepas selang penghubung antara LPG dan kompor dan bawa ke ruang terbuka. Tunggu hingga ruangan benar-benar bersih dari bau gas sebelum menyalakan api.
  3. Bila api tidak menyala saat anda mencoba menyalakan kompor, jangan biarkan knop memutar tetap pada posisi menyala, segera matikan. Terkadang gas mengalir dengan kecepatan yang sangat lambat, tapi cukup untuk memenuhi ruangan dengan gas setelah beberapa lama.
  4. Jangan mencoba ,dalam bentuk apapun, memperbaiki tabung LPG, misalnya bila karet pengaman longgar, jangan tahan dengan karet yang lain. Jangan ambil resiko, segera tukar dengan tabung yang lain.
  5. Terakhir, saat membeli perhatikan tabungnya dengan seksama, jangan segan untuk menukar dengan yang lain bila anda temukan cacat, itu adalah hak anda sebagai konsumen.
Semoga bisa berguna, stay alert!

Cheers :)

3 comments:

Radite mengatakan...

Setahu saya sih bukan tabungnya yang meledak, tapi karena bocor dan meledak di luar tabung.
Awas lho, pada tamu yang suka memeriksa tabung kita sambil jualan regulator. Dia bisa main sulap. Di ujung regulator yang keluar ke slang ada klepnya dari bola baja kecil (gotri). Pada saat memeriksa dia bisa masukkan sesuatu (biasanya ijuk) untuk menghambat kerja klep. Kemudian dia tunjukan bahwa regulator itu sudah tidak bekerja normal. Tujuannya agar bisa jual regulator baru.
Tip: Coba teriksa dengan menlepas slang dari regulator, buka nozelnya yang biasanya dari kuningan dan cek jangan-jangan di dalamnya ada banyak ijuk.

Abim mengatakan...

Iya, ada sedikit salah bahasa di situ, hehe.
Wow, aku baru tau yang tentang itu,
Thanks!

Anonim mengatakan...

Setiap ada permasalahan yg timbul dari tabung lpg, selalu saja rakyat yg di persalahkan. sebenarnya kalo mau gentle, masalah ini timbul karena PEMERINTAH memaksakan konversi minyak tanah ke lpg. seharusnya pemerintah bertindak cepat dgn mereview masalah tabung2 lpg tsb. secepat waktu memaksa program konversi, tidak saling lempar tanggung jawab antar instansi. Rakyat kita selalu saja di bodohi , dibohongi & dikorbankan.......sudah saatnya rakyat menuntut hak2nya......masalah tabung meledak ini hanyalah sebagian kecil dari problem bangsa ini, masalah2 lain yg lebih besar spt kasus2 century, mafia hukum, mafia pajak dll, tidak akan pernah terkuak apalagi masalah tabung meledak!!!!....
Selama bangsa ini dipimpin oleh orang2 BODOH, TOLOL & iIDIOT, problem2 bangsa ini tidak akan pernah dapat diselesaikan, yg kecil saja tdk bisa diselesaikan bagaimana yg besar2?????? Mereka adalah orang2 yg punya banyak titel tetapi tidak punya moral, sehingga kerjanya hanya bisa KORUPSI, KORUPSI & KORUPSI yg ada di otaknya hanya UANG....UANG....UANG untuk mengembalikan modal pd waktu kampanye dulu....JANJI TINGGAL JANJI.......
saya tidak takut ditangkap karena menulis ini, karena itu adalah cerminan aparat kita yg beraninya hanya kpd rakyat kecil.......Wassalam

Posting Komentar