Pages

Rabu, 23 Juni 2010

Bila si Kecil Mogok Makan

Betapa senangnya bila melihat si kecil makan dengan lahap. Apalagi bila wajah lucunya tertawa sambil menikmati makanan yang anda berikan.
Namun sayangnya  masalah paling utama dan umum yang dihadapi setiap ibu adalah mogoknya anak saat di suapi.
 Sebenarnya hal ini adalah kendala yang sangat umum dijumpai oleh para ibu, dan bahkan tak satupun ibu yang tidak pernah mengalami hal ini.
Meskipun begitu hal ini jangan di anggap remeh, karena bila keterusan juga akan berdampak buruk bagi sang buah hati. Jangan sampai anak anda kekurangan gizi, karena gizi sangat penting dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak.

Sebenarnya masalah tersebut bisa diselesaikan dengan mudah kok. Simak tips di bawah ini :
  • Ciptakan suasana yang nyaman, suasanan sangat berpengaruh pada nafsu makan bayi, balita, dan anak-anak. Bisa anda lihat bahwa anak biasanya makan makan lebih banyak di restoran daripada di rumah.
  • Hindari aktivitas lain yang bisa menyita perhatian anak, nonton tv misalnya. Sebaiknya ajarkan aturan makan di meja makan sejak dini pada anak, karena hal itu dapat menumbuhkan rasa disiplin anak dan akan membiasakan dia untuk fokus pada makanan yang ada di hadapannya.
  • Variasikan menu, hormati indera perasa anak. Si kecil juga bisa merasakan mana makanan yang enak dan tidak enak.
  • Jelaskan manfaat gizi makanan pada anak dengan bahasa yang sederhana. Misalnya : "ayo dimakan sayang, biar cepet tinggi. Biar kayak kakak."
  • Hias makanan sedemikian rupa supaya menarik minat anak.
  • Beri suplemen penambah nafsu makan, namun tetap perhatikan kandungannya. Jangan sampai malah membahayakan kesehatan anak.
  • Siasati dengan memberikan porsi sedikit-sedikit namun berkali-kali. Ini untuk mencegah anak terlalu kenyang hingga malas makan. Namun yang harus diperhatikan, sebaiknya jangan sampai makanan anak di mangkuk tersisa, dan anda berikan lagi pada anak di waktu yang lain karena rasanya akan berbeda jauh. Sebaiknya ambil porsi yang pas setiap waktu makan anak.
  • Beri contoh pada anak. Anak adalah peniru yang baik, bila anda seorang pemilih, maka kemungkinan besar anak akan menjadi pemilih juga.
Ada juga hal-hal lain yang harus anda diperhatikan.
  • Jangan malas! Banyak ibu yang karena malas dan tidak sabaran dalam menyuapi makanan hingga hanya memberikan makanan yang kurang bergizi seperti : nasi dan abon, fast food, junk food, camilan, dll. Anak anda akan terlihat kenyang dan gemuk. Namun matanya akan terlihat sayu, rambutnya mudah rontok, dll. Segera periksakan ke dokter anak bila anda melihat gejala tersebut karena anak anda beresiko mengalami malnutrisi.
  • Jangan berlebihan memberi makan anak, kadang anak mogok makan karena memang sudah kenyang. Idealnya anak berumur 1 tahun makan 1/3 porsi orang dewasa, 3 tahun 1/2 porsi orang dewasa, 6 tahun 2/3 porsi orang dewasa.
  • Jangan selalu memberi apa yang anak minta bila makanan yang diminta kurang bergizi. Ini dapat menumbuhkan gangguan makan yang akan berlanjut hingga dewasa.
  • Jangan mengancam apalagi membentak bila anak mogok makan. Trauma saat kecil dapat terbawa hingga dewasa.
Yang paling penting adalah sikap sabar. Berikanlah selalu yang terbaik untuk anak anda. Bila anak anda malas makan,

Tetap bersabarlah dan rawat dengan penuh dengan kasih sayang :)

0 comments:

Poskan Komentar